RSS

Post Icon

MUSANG, PELIHARAAN BARU...

Ada yang tahu musang?

Musang
adalah nama umum bagi sekelompok mamalia pemangsa (bangsa karnivora) dari suku Viverridae. hewan ini kebanyakan merupakan hewan malam (nokturnal) dan pemanjat yang baik.

Yang paling dikenal dari berbagai jenisnya adalah musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus). Musang ini biasa hidup di dekat pemukiman, termasuk perkotaan, dan sering pula didapati memangsa ayam peliharaan (agak menjengkelkan untuk pecinta ayam) di malam hari. Jika anda tinggal disekitar lingkungan yang masih asri dalam arti masih banyak pepohonan, perkebunan dekat dengan sungai anda pasti pernah menjumpai binatang musang ini
Musang bertubuh sedang, dengan panjang total sekitar 90 cm (termasuk ekor, sekitar 40 cm atau kurang). Abu-abu kecoklatan dengan ekor hitam-coklat mulus.
Sisi atas tubuh abu-abu kecoklatan, dengan variasi dari warna tengguli (coklat merah tua) sampai kehijauan. Jalur di punggung lebih gelap, biasanya berupa tiga atau lima garis gelap yang tidak begitu jelas dan terputus-putus, atau membentuk deretan bintik-bintik besar. Sisi samping dan bagian perut lebih pucat. Terdapat beberapa bintik samar di sebelah menyebelah tubuhnya. Ada beberapa jenis/ras musang seperti :

Dahulu binatang Musang ini sering diburu karena dianggap menyusahkan para petani dan peternak. Ada yang diburu untuk diambil kulitnya. Sampai saat ini perburuan musang masih terjadi walaupun tidak sesering dulu, berbagai komunitas hewan peliharaan yang ada di Indonesia, mencoba melestarikan kehidupan musang sehingga mereka tetap bisa eksis tanpa harus diburu. Komunitas pecinta musang mulai berdiri seperti yang saya tahu sudah ada komunitas online di www.Kaskus.com. Mereka mencoba memperkenalkan hewan ini sebagai hewan peliharaan yang lucu dan juga aktif.

Saya pribadi juga pernah memelihara musang, pada awalnya saya hanya iseng mencoba memelihara musang karena tertarik melihat perilakunya yang aktif di sebuah petshop di daerah Jakarta. Besoknya saya memutuskan mencari hewan tersebut di daerah Pramuka dan Barito. Benar saja komunitas penjual yang menjual hewan ini sangat banyak, rata-rata tiap satu gerai pasti menjual beberapa musang. Saya memutuskan mencoba membeli satu saya lupa lagi rasnya apa...kalau tidak salah disebut musang Bulan. Seminggu pertama musang yang saya beli tidak mau jinak, maklum saya membelinya ketika si musang sudah cukup besar, sehingga agak sulit menjinakan dibandingkan jika kita membeli anakan. Tapi seiring waktu dengan usaha yang gigih dan kasih sayang, si musang pada akhirnya jinak juga. Malah, dia sudah berani naik-naik ke punggung saya atau bercanda dengan kucing peliharaan saya. Untuk makanan saya suka memberinya buah-buahan dan terkadang saya beri juga dia ikan rebus. 7 tahun saya memelihara musang tersebut yang saya beri nama KunKun sampai akhirnya dia mati karena sakit. Tapi saya bersyukur bahwa saya pernah juga ikut melestarikan dan mencoba membiakan hewan Musang ini. Saya pernah mengawinkan musang saya (yang kebetulan jantan) dengan musang milik teman, waktu itu musang teman saya melahirkan 5 musang kecil yang lucu. Saya sendiri memutuskan untuk melepaskan anakan musang bagian saya ke alam habitatnya setelah mereka besar, itupun karena saya berfikir lebih baik saya memelihara 1 musang saja. Sebelum mereka saya lepaskan, saya biasakan dulu mereka untuk belajar manangkap mangsa hidup seperti Kodok dan tikus, sehingga ketika dialam bebas nanti mereka terbiasa mencari makan sendiri.

Yup.. itulah sedikit pengalaman saya memelihara musang, Saya berfikir bahwa pelestarian itu tidak harus membutuhkan modal besar atau suatu komunitas yang besar. Namun dengan niat, konsentrasi dan curahan kasih sayang dan tentunya Hobi, kita bisa memulai sesuatu yang kecil untuk membuat suatu perubahan yang sedikit-demi sedikit menjadi besar. Tentunya hobi memelihara hewan seperti musang harus juga diiringi dengan tanggung jawab kita melestarikan hewan tersebut (kok jadi serius gini...)


Incoming Search :
-Bagaimana Memelihara musang
-Cara Menjinakkan Musang
-Jenis Ras Musang
-Jual Musang Murah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

8 komentar:

luvaholics mengatakan...

binatang luwaknya ada berapa ekor mas?? dan domisili dimana?? bs japri ke 081241400721

bambang HP mengatakan...

aku punya musang bulan berusia 1tahun 4 bulan, aku piara dari kecil sekita 1 bulan, makan harus di suapin sampe sekarang sudah besar, tingkahnya lucu dan menggelikan, boleh mampir ke blog saya dihttp://simusangbulan.blogspot.com/
aku lagi pengen sekali bergabung di komunitas pencinta musang, tapi belum tau caranya, mohon masukannya, thks

ZUL mengatakan...

Bagamimana memilih atau membedakan hewan unggas seperti ayam atau bebek

putra mengatakan...

misi smua para pecinta musang....
saya mau tnya tentang musang....
saya punya musang rase,gmna yaw cara biar musang pliharaan saya jinak..?
umurnya kurang lebih baru 3 bulan....
.
.
.
tlong ksih ilmu_nya ke saya....
lebih enak klo sms saya langsung,coz jrang online...
085733682926 (rizki)

yogi hunt mengatakan...

Hadeeeeehhhhh.............. pengen bgt melihara musang tapi msh takut kalo gigit....... soalnya di rumah kadang banyak anak2 sdr dateng. Saya kerja berangkat jam 7 pagi pulang jam 6 sore, kapan kasih makannya? emang musang makan sehari berapa kali? tolong pencerahannya ya.....

Nurafni Icha Chu Savitri mengatakan...

Sudah lama saya ingin memelihara musang, dan hari ini akhirnya "mbak mus" lah musang pertama saya, umurnya kurng lebih 4 bulan (pengennya nyari yg msh baby, tp gk ada). Si mbak mus masih belum bisa jinak :( kalo didekati suka gelisah, mohon bantuannya cara menjinakkan nya.

Yon Suyono mengatakan...

Luwak yang suka makan buah kopi apa nama latinya mas ? trim`s

Seyna Senoshuke mengatakan...

bagaimana cara menjinakkan musang yg liar mas?

Poskan Komentar